Belajar filsafat adalah belajar mengenai yang ada dan yang mungkin ada, yang artinya dalam hal ini belajar matematika dengan menggunakan filsafat adalah belajar yang bermain dengan logika. Sejak dini siswa sudah dididik untuk menggunakan logika sehari-hari yang tentunya akan menjadi lebih mudah bagi siswa dalam menerima dan memahami pelajaran matematika. Penyampaian materi pelajaran matematika menjadi sangat menarik dan lebih diutamakan dengan bimbingan guru. Dengan ini siswa mampu menemukan konsep dan rumus-rumus matematika dasar sehingga siswa sangat menyukai dan menumbuhkan semangat eksplorasi dunia angka, bilangan dan konsep matematika yang lebih rumit. Penyampaian suatu materi pelajaran matematika akan menjadi sedikit lebih lama dibandingkan penyampaian materi dengan metode biasa (konvensional). Namun, dengan implementasi filsafat sebagai latar belakang lahirnya suatu konsep matematika, maka setiap siswa diharapkan mampu dan mau mempelajarinya sampai tuntas dan mencintai matematika dengan lebih mendalam. Manfaat yang ditimbulkan dari implementasi filsafat matematika pada pelajaran matematika di sekolah yaitu nilai pelajaran matematika akan meningkat. Bukan itu saja, kecintaan siswa pada pelajaran matematika menjadi lebih nyata dan jauh dari abstrak (bisa menjawab soal tapi tidak memahami konsepnya!)
Anak dari berbagai usia berfikir sesuai dengan tingkat usianya. Matematika adalah subjek ideal yang mampu mengembangkan proses berpikir anak dimulai dari usia dini, usia pendidikan kelas awal (pendidikan dasar), pendidikan menengah, pendidikan lajutan dan bahkan sampai mereka berada di bangku perkuliahan. Hal ini diberikan untuk mengetahui dan memakai prinsip matematika dalam kehidupan sehari-hari baik itu mengenai perhitungan, pengerjaan soal, pemecahan masalah kehidupan di lingkungan sekolah ataupun di lingkungan masyarakat.
Khusus untuk siswa pendidikan dasar (SD), matematika sangat berguna sekali bagi mereka untuk mengembangkan proses berfikir mereka mulai dari hal-hal yang sederhana samapi kepada hal-hal yang rumit. Tahapan dimana siswa SD sudah bisa mempraktekkan matematika dalam kehidupan sehari-hari yang tentunya juga ditunjang oleh berbagai cara serta metode pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa SD. Hal ini sesuai dengan tingkat perkembangan anak kelas awal awa SD yang cenderung bermain sambil belajar.
Tidak bisa dipungkiri, siapapun akan bangga jika punya anak pintar matematika atau paling tidak nilai matematikanya selalu bagus. Sehingga orang tuapun tidak segan-segan untuk memberikan atau mengikutkan anak-anak mereka les tambahan untuk mata pelajaran matematika dengan harapan anak-anak mereka mendapatkan nilai yang bagus. Pada hal nilai bagus yang didapatkan oleh anak-anak mereka dalam berhitung saja tidak cukup kalau tidak bisa menganalisis atau merubah dari soal cerita ke bahasa matematika dan mengembalikan lagi ke dalam soal cerita atau kalau tidak bisa menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari (Problem Solving). Maka tidak jarang anak-anak yang bagus nilainya di kelas awal akan mengalami kesulitan atau turun nilainya pada tahap kelas tinggi, menengah, atas dan kuliah.
Matematika merupakan cabang mata pelajaran yang luas cakupannya dan bukan hanya sekedar bisa berhitung atau mensubtitusikan ke rumus saja tetapi mencakup beberapa kompetensi yang menjadikan siswa tersebut dapat memahami dan mengerti tentang konsep dasar matematika. Belajar matematika juga membutuhkan kemampuan bahasa, untuk bisa mengerti soal-soal atau mengerti logika, juga imajinasi dan kreativitas. Dan sekiranya dipergunakan dalam lingkungan sekolah , yaitu antara guru dan siswa maka kuncinya adalah mengambil contoh dalam hidup sehari-hari dan dibuat semenarik mungkin.
Agar tercapainya semua itu maka peranan guru sangat penting dalam pembelajaran ini. Keterampilan mengajar merupakan kompetensi professional yang cukup kompleks, sebagai integrasi dari berbagai kompetensi guru secara utuh dan menyeluruh. Ada delapan keterampilan mengajar yang sangat berperan dan menentukan kualitas pembelajaran, yaitu keterampilan bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pelajaran, membimbing diskusi kelompok kecil, mengelola kelas, serta mengajar kelompok kecil atau perorangan. Penguasaan terhadap keterampilan mengajar tersebut harus untuh dan terintegrasi. Dipandang dari segi lain seorang guru harus mempunyai pendekatan dan metode pembelajaran yang akan dilaksanakan dan memilih metode-metode pembelajaran yang efektif serta berusaha memberikan variasi dalam metode pembelajaran agar tidak kelihatan atau menyebabkan siswa atau peserta didik jenuh. Jika hal ini diterapkan, maka dituntut sekali inisiatif guru untuk melakukan variasi dan krativitas guru. Guru merupakan seorang figur yang menjadi tauladan dan pedoman bagi siswa dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Guru merupakan nara sumber yang akan memberikan dan menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi siswa, terutama sekali dalam hal pemahaman dan penyelesaian mata pelajaran matematika. Tetapi hal tersebut kemungkinan besar tidak sampai pada tahap yang diharapkan. segala macam bentuk persoalan yang akan diberikan kepada siswa harus menggambarkan persoalan yang ditemui sehari-hari atau dengan kata lain yang berdekatan dengan pengalaman empiris peserta didik di lapangan. Jadi dengan adanya kegiatan pembelajaran yang mengaitkan langsung dengan kehidupan nyata peserta didik akan dengan mudah dipahami dan dimengerti oleh peserta didik itu sendiri.
Monday, June 13, 2011
Wednesday, May 25, 2011
Tes jawab singkat serba_serbi filsafat
• Apa unsur terpenting dalam pendidikan karakter?
Unsur terpenting dalam pendidikan karakter adalah komunikasi material, komunikasi formal, komunikasi normatif dan komunikasi spiritual. Komunikasi material dalam matematika didominasi oleh sifat horizontal arah vitalitasnya. Komunikasi material dalam matematika ini dianggap dimensi yang paling rendah dibanding lainnya. Komunikasi formal matematika didominasi oleh sifat-sifat korelasional keluar atau kedalam dari vitalitas potensinya. Hal berikut menunjukkan adanya perbedaan sifat-sifat yang ada diluar dan sifat-sifat yang ada didalam. Komunikasi normatif matematika ditandai dengan meluruhnya sifat-sifat penunjukan pada diri subjek dan objeknya. Komunikasi spiritual matematika ditandai dengan sifat-sifat korelasional keluar dari konsep matematika menunjukkan keadaan semakin jelas dan tegasnya apakah dalam bentuk ke luar ke atas atau ke luar ke bawah. Komunikasi spiritual merupakan wujud dari korelasional keluar ke atas.
• Siapa nama hantu pada elegi “Forum Tanya Jawab 2: Tema Hantu dan Kematian di kelas RSBI....?”
Hantu Casablanca, Casablanca adalah salah satu tempat di Jakarta yang dianggap angker oleh penduduk setempat karena sering terlihat penampakan makhluk halus.
• apa yang diperlukan dalam transformasi dunia
Dalam melakukan transformasi dunia diperlukan adanya ruang dan waktu. Karena dalam filsafat tidak pernah terlepas dari ruang dan waktu. Hal itu sangat penting dalam transformasi dunia karena ketika kita mentransformasi dunia itu berarti kita mentransformasi ruang dan waktu.
• Apakah unsure dasar reduksi?
Abstraksi. Abstraksi merupakan suatu proses. Sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuatu yang tidak dialami secara langsung atau konkret.
• Apakah unsure dari bahasa?
Unsure dari bahasa adalah Subyek dan predikat. Keduanya saling berkaitan, tidak bisa berdiri sendiri-sendiri. Jika salah satu tidak ada, maka bahasa itu tidak bermakna.
• Apa definisi filsafat secara subjektif?
Secara subyektif, filsafat adalah diriku/pikiranku. Jelas di sini bahwa filsafatku adalah tergantung siapa yang menyebut ‘ku’. Jadi filsafat tiap orang tidaklah sama, karena filsafat masing-masing orang adalah tergantung pada dirinya/pikirannya.
• Apa itu pikiran menurut Imanuel Kant?
Pikiran adalah segalanya, karena menurutnya dunia adalah pikirannku, dunia merupakan segala yang aku pikirkan. Separo yang ada di dalam pikiranku dan separo yang ada di luar pikiranku.
• Siapa nama filsuf yang tidak mengetahui apapun?
Sokrates, karena filsafat Sokrates adalah aku ada jika aku bertanya, hal ini menunjukan bahwa diri Sokrates selalu bertanya dan tidak mengetahui apapun.
• Apa yang menyebabkan dosa pada diriku?
Yang menyebabkan dosa pada diriku adalah Deterministku, Determinisme merupakan faham yang menganggap bahwa segala susuatu yang terjadi adalah akibat dari suatu sebab, determinist merupakan orang yang selalu memaksakan kehendak kepada orang lain, sehingga sangat berdosalah kita, jika apa yang kita pikirkan dan kita inginkan selalu dipaksanakan ke orang lain.
• Apa sesuatu yang tidak pernah selesai?
Sesuatu yang tidak pernah selesai adalah Infinite Regress, Infinite berarti tidak memiliki batas, tidak memilki batas berarti kita tidak tahu dimana hal ini akan selesai, kapan akan selesai sehingga kita pun tidak mungkin sanggup menyelesaikan sesuatu yang bersifat infinite regress. Kita befikir tidak ada batasnya, bebas untuk berfikir.
• Orang yang paling seksi menurut bapak?
Obama, karena menurut pak marsigi, obama adalah orang yang paling berpengaruh di dunia.
• Bagaimana aku bisa terbang?
aku bias terbang karena aku berpikir kritis dan berarti aku sedang berfilsafat. Berfilsafat berarti membebaskan segala pikiran kita, bebas berfikir tentang apapun, berimajinasi dengan apapun, sehingga ketika dalam keadaan seperti ini kita akan bisa terbang bebas, bebas untuk berfikir tentang segala hal.
• Dalam perkuliahan pajk marsigit juga menjelaskan mengenai sumbu-sumbu filsafat. Berikut uraian mengenai sumbu-sumbu filsafat tersebut.
Sumbu-sumbu filsafat adalah adalah segala sesuatu disertai dengan antitesisnya. Tapi ada juga sumbu yang tidak mempunyai antithesis, ada pula sumbu yang memiliki banyak antithesis. Berikut beberapa contoh dari sumbu filsafat :
Ada >< tidak ada
Benar >< Salah
Intensif >< tidak Intensif
Ekstensif >< tidak Ekstensif
Dogma >< skeptis
Mitos >< Logos
Spiritual >< Material, dsb.
Unsur terpenting dalam pendidikan karakter adalah komunikasi material, komunikasi formal, komunikasi normatif dan komunikasi spiritual. Komunikasi material dalam matematika didominasi oleh sifat horizontal arah vitalitasnya. Komunikasi material dalam matematika ini dianggap dimensi yang paling rendah dibanding lainnya. Komunikasi formal matematika didominasi oleh sifat-sifat korelasional keluar atau kedalam dari vitalitas potensinya. Hal berikut menunjukkan adanya perbedaan sifat-sifat yang ada diluar dan sifat-sifat yang ada didalam. Komunikasi normatif matematika ditandai dengan meluruhnya sifat-sifat penunjukan pada diri subjek dan objeknya. Komunikasi spiritual matematika ditandai dengan sifat-sifat korelasional keluar dari konsep matematika menunjukkan keadaan semakin jelas dan tegasnya apakah dalam bentuk ke luar ke atas atau ke luar ke bawah. Komunikasi spiritual merupakan wujud dari korelasional keluar ke atas.
• Siapa nama hantu pada elegi “Forum Tanya Jawab 2: Tema Hantu dan Kematian di kelas RSBI....?”
Hantu Casablanca, Casablanca adalah salah satu tempat di Jakarta yang dianggap angker oleh penduduk setempat karena sering terlihat penampakan makhluk halus.
• apa yang diperlukan dalam transformasi dunia
Dalam melakukan transformasi dunia diperlukan adanya ruang dan waktu. Karena dalam filsafat tidak pernah terlepas dari ruang dan waktu. Hal itu sangat penting dalam transformasi dunia karena ketika kita mentransformasi dunia itu berarti kita mentransformasi ruang dan waktu.
• Apakah unsure dasar reduksi?
Abstraksi. Abstraksi merupakan suatu proses. Sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuatu yang tidak dialami secara langsung atau konkret.
• Apakah unsure dari bahasa?
Unsure dari bahasa adalah Subyek dan predikat. Keduanya saling berkaitan, tidak bisa berdiri sendiri-sendiri. Jika salah satu tidak ada, maka bahasa itu tidak bermakna.
• Apa definisi filsafat secara subjektif?
Secara subyektif, filsafat adalah diriku/pikiranku. Jelas di sini bahwa filsafatku adalah tergantung siapa yang menyebut ‘ku’. Jadi filsafat tiap orang tidaklah sama, karena filsafat masing-masing orang adalah tergantung pada dirinya/pikirannya.
• Apa itu pikiran menurut Imanuel Kant?
Pikiran adalah segalanya, karena menurutnya dunia adalah pikirannku, dunia merupakan segala yang aku pikirkan. Separo yang ada di dalam pikiranku dan separo yang ada di luar pikiranku.
• Siapa nama filsuf yang tidak mengetahui apapun?
Sokrates, karena filsafat Sokrates adalah aku ada jika aku bertanya, hal ini menunjukan bahwa diri Sokrates selalu bertanya dan tidak mengetahui apapun.
• Apa yang menyebabkan dosa pada diriku?
Yang menyebabkan dosa pada diriku adalah Deterministku, Determinisme merupakan faham yang menganggap bahwa segala susuatu yang terjadi adalah akibat dari suatu sebab, determinist merupakan orang yang selalu memaksakan kehendak kepada orang lain, sehingga sangat berdosalah kita, jika apa yang kita pikirkan dan kita inginkan selalu dipaksanakan ke orang lain.
• Apa sesuatu yang tidak pernah selesai?
Sesuatu yang tidak pernah selesai adalah Infinite Regress, Infinite berarti tidak memiliki batas, tidak memilki batas berarti kita tidak tahu dimana hal ini akan selesai, kapan akan selesai sehingga kita pun tidak mungkin sanggup menyelesaikan sesuatu yang bersifat infinite regress. Kita befikir tidak ada batasnya, bebas untuk berfikir.
• Orang yang paling seksi menurut bapak?
Obama, karena menurut pak marsigi, obama adalah orang yang paling berpengaruh di dunia.
• Bagaimana aku bisa terbang?
aku bias terbang karena aku berpikir kritis dan berarti aku sedang berfilsafat. Berfilsafat berarti membebaskan segala pikiran kita, bebas berfikir tentang apapun, berimajinasi dengan apapun, sehingga ketika dalam keadaan seperti ini kita akan bisa terbang bebas, bebas untuk berfikir tentang segala hal.
• Dalam perkuliahan pajk marsigit juga menjelaskan mengenai sumbu-sumbu filsafat. Berikut uraian mengenai sumbu-sumbu filsafat tersebut.
Sumbu-sumbu filsafat adalah adalah segala sesuatu disertai dengan antitesisnya. Tapi ada juga sumbu yang tidak mempunyai antithesis, ada pula sumbu yang memiliki banyak antithesis. Berikut beberapa contoh dari sumbu filsafat :
Ada >< tidak ada
Benar >< Salah
Intensif >< tidak Intensif
Ekstensif >< tidak Ekstensif
Dogma >< skeptis
Mitos >< Logos
Spiritual >< Material, dsb.
Wednesday, May 11, 2011
Semua Hal yang Berhubungan dengan Filsafat Bagian 2
Bagaimana memahami ilmu menggunakan pendekatan filsafat dan apakah filsafat berpengaruh besar terhadap ilmu-ilmu yang lain? Tiga pilar filsafat yaitu aksiologi, ontologi dan epistimologi.
• Hubungan ontologi dengan ontologi yaitu mengenai hakekat. Manusia tidak tahu apa sebenarnya hakekat dari suatu hakekat, yang tahu hanya Tuhan.
• Hubungan antara ontologi dengan epistimologi yaitu merupakan hakekat dari metode. Epistimologi menghubungkan antologi dengan aksiologi, jadi ontologi dan epistimologi tidak dapat dipisahkan.
• Hubungan antara ontologi dan aksiologi yaitu hakekat antara baik dan buruk. Bahwasanya dalam filsafat itu segala sesuatu merentang dan berdimensi. Merentang mulai dari objek material(tubuh), formal(tulisan), normatif(pikiran), spiritual(do’a) . Hakekat baik-buruk, tergantung sudut pandang setiap orang. Belum tentu hal yang kita anggap baik akan baik pula bagi orang lain. Sama halnya apa yang kita anggap buruk akan buruk pula bagi orang lain. Bahkan terkadang kita sendiripun bisa berpandangan berbeda, sekarang kita bisa mengatakan sesuatu itu baik, tapi bukan tidak mungkin dalam beberapa detik saja kita bisa mengatakan sesuatu itu buruk. Jadi hakekat baik-buruk tergantung waktu dan siapa yang memandangnya, setiap orang mempunyai pemikiran berbeda-beda.
• Hubungan antara epistimologi dan ontologi yaitu mengenai metode menggapai hakekat.
• Hubungan antara epistimologi dan epistimologi yaitu mengenai kebenaran suatu metode. Hakekat suatu metode misalnya jika seseorang ingin tahu akan sesuatu maka tidak mungkin seseorang itu tidak berusaha untuk cari tahu.
• Hubungan epistimologi dengan aksiologi yaitu mengenai metode untuk mengungkapkan baik-buruk dan menyatakan sesuatu dengan sopan dan santun.
• Hubungan aksiologi dengan ontologi yaitu mengenai baik buruknya suatu hakekat. Mengenai etika dan estetika kita pada waktu bicara harus sesuai pada tempatnya.
• Hubungan aksiologi dengan epistimologi yaitu mengenai etika, bahwa etika itu merupakan cara.
• Hubungan aksiologi dengan aksiologi yaitu mengenai baik buruknya tentang baik dan buruk. Menyampaikan suatu kebaikan dengan cara yang baik pula. Misalnya dalam ritual jawa dalam pernikahan dekornya diberi tebu yang mempunyai makna anteping kalbu dengan maksud agar mempelai saling menyayangi satu sama lain.
Setiap orang mempunyai batasan, termasuk ketika ia berpikir. Sebenarnya dimana batas pikiran kita?? Dalam filsafat dijelaskan bahwa batas pikirku ada di dalam hatiku. Ketika seseorang tidak membatasi pikiranyya dengan hati maka pikiranyya akan kemana-mana sampai-sampai ia tidak lagi percaya adanya Tuhan. Sebenarnya hakekat mitos itu apa?? Mitos mempunyai banyak arti yaitu mitos dalam arti luas, sempit, dalam dan dangkal. Contoh dari mitos primitive yaitu percaya bahwa pohon mangga ada penunggunya. Tetapi mitos tidak selalu buruk, contohnya pada acara pernikahan jawa ada tebu yang mempunyai maksud baik yaitu agar si mempelai saling menyayangi satu sama lain.
Yang membuat seseorang tertarik untuk belajar filsafat salah satu diantaranya adalah karena berawal dari suka dengan suatu hal yang berhubungan dengan diskusi dan mempunyai pemikiran yang selalu ingin tahu lebih jauh. Berfilsafat melatih kita untuk berfikir kritis. Kunci dari belajar filsafat adalan banyak membaca.
Apakah khayalan tingkat tinggi itu termasuk sadar atau tidak sadar?? Berfikir diawali dengan kesadaran lalu diikuti dengan “kesadaran tentang hal apa”. Sadar ada dua yaitu sadar kedalam dan sadar keluar. Sadar kedalam yaitu berefleksi atau berfilsafat sedangkan sadar keluar yaitu berkhayal(separuh dunia yang berarti).
• Hubungan ontologi dengan ontologi yaitu mengenai hakekat. Manusia tidak tahu apa sebenarnya hakekat dari suatu hakekat, yang tahu hanya Tuhan.
• Hubungan antara ontologi dengan epistimologi yaitu merupakan hakekat dari metode. Epistimologi menghubungkan antologi dengan aksiologi, jadi ontologi dan epistimologi tidak dapat dipisahkan.
• Hubungan antara ontologi dan aksiologi yaitu hakekat antara baik dan buruk. Bahwasanya dalam filsafat itu segala sesuatu merentang dan berdimensi. Merentang mulai dari objek material(tubuh), formal(tulisan), normatif(pikiran), spiritual(do’a) . Hakekat baik-buruk, tergantung sudut pandang setiap orang. Belum tentu hal yang kita anggap baik akan baik pula bagi orang lain. Sama halnya apa yang kita anggap buruk akan buruk pula bagi orang lain. Bahkan terkadang kita sendiripun bisa berpandangan berbeda, sekarang kita bisa mengatakan sesuatu itu baik, tapi bukan tidak mungkin dalam beberapa detik saja kita bisa mengatakan sesuatu itu buruk. Jadi hakekat baik-buruk tergantung waktu dan siapa yang memandangnya, setiap orang mempunyai pemikiran berbeda-beda.
• Hubungan antara epistimologi dan ontologi yaitu mengenai metode menggapai hakekat.
• Hubungan antara epistimologi dan epistimologi yaitu mengenai kebenaran suatu metode. Hakekat suatu metode misalnya jika seseorang ingin tahu akan sesuatu maka tidak mungkin seseorang itu tidak berusaha untuk cari tahu.
• Hubungan epistimologi dengan aksiologi yaitu mengenai metode untuk mengungkapkan baik-buruk dan menyatakan sesuatu dengan sopan dan santun.
• Hubungan aksiologi dengan ontologi yaitu mengenai baik buruknya suatu hakekat. Mengenai etika dan estetika kita pada waktu bicara harus sesuai pada tempatnya.
• Hubungan aksiologi dengan epistimologi yaitu mengenai etika, bahwa etika itu merupakan cara.
• Hubungan aksiologi dengan aksiologi yaitu mengenai baik buruknya tentang baik dan buruk. Menyampaikan suatu kebaikan dengan cara yang baik pula. Misalnya dalam ritual jawa dalam pernikahan dekornya diberi tebu yang mempunyai makna anteping kalbu dengan maksud agar mempelai saling menyayangi satu sama lain.
Setiap orang mempunyai batasan, termasuk ketika ia berpikir. Sebenarnya dimana batas pikiran kita?? Dalam filsafat dijelaskan bahwa batas pikirku ada di dalam hatiku. Ketika seseorang tidak membatasi pikiranyya dengan hati maka pikiranyya akan kemana-mana sampai-sampai ia tidak lagi percaya adanya Tuhan. Sebenarnya hakekat mitos itu apa?? Mitos mempunyai banyak arti yaitu mitos dalam arti luas, sempit, dalam dan dangkal. Contoh dari mitos primitive yaitu percaya bahwa pohon mangga ada penunggunya. Tetapi mitos tidak selalu buruk, contohnya pada acara pernikahan jawa ada tebu yang mempunyai maksud baik yaitu agar si mempelai saling menyayangi satu sama lain.
Yang membuat seseorang tertarik untuk belajar filsafat salah satu diantaranya adalah karena berawal dari suka dengan suatu hal yang berhubungan dengan diskusi dan mempunyai pemikiran yang selalu ingin tahu lebih jauh. Berfilsafat melatih kita untuk berfikir kritis. Kunci dari belajar filsafat adalan banyak membaca.
Apakah khayalan tingkat tinggi itu termasuk sadar atau tidak sadar?? Berfikir diawali dengan kesadaran lalu diikuti dengan “kesadaran tentang hal apa”. Sadar ada dua yaitu sadar kedalam dan sadar keluar. Sadar kedalam yaitu berefleksi atau berfilsafat sedangkan sadar keluar yaitu berkhayal(separuh dunia yang berarti).
Friday, May 6, 2011
Semua Hal yang Berhubungan dengan Filsafat
Belajar filsafat bukan mengenai benar dan salah, tetapi mengenai bagaimana kita mampu menjelaskannya. Dalam perkuliahan filsafat oleh Bapak Marsigit, beliau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mahasiswa. Berikut ringkasan soal beserta jawabannya:
1. Apakah fenomena itu berubah atau tetap?
Sagala sesuatu dalam filsafat tergantung dari sudut pandang kita masing-masing. Dalam berfikir filsafat itu sesuai dengan dimensi atau levelnya. Jika sesuatu itu tetap pasti dikaitan dengan Phermenides, sedangkan yang berubah pasti dikaitkan dengan Heraklitos.
2. Dalam salah satu elegi Bapak mendeskripsikan apa itu seksi, menurut Bapak yang bagaimana dan seperti apa orang bisa disebut seksi?
Seseorang bisa dikatakan seksi menurut Bapak Marsigit adalah orang yang mampu menarik perhatian dunia dan mempunyai pengaruh yang besar bagi dunia. Sebagai contoh adalah Barack Obama. Tidak hanya orang saja yang seksi, AS juga bisa dikategorikan seksi karena sebagai Negara adidaya AS mempunyai pengaruh yang besar terhadap Negara-negara lainnya.
3. Masih kurang paham mengenai incomentsurable.
Incomentsurable adalah kontradiksi dari comentsurable. Comentsurable adalah mengukur sesuatu dengan ukuran yang sama. Dalam hal ini Phytagoras menemukan incomentsurable dalam rumus Phytagorasnya yaitu dalam segitiga siku-siku kita dapat menunjukan panjangnya sisi siku-sikunya dengan bilangan bulat, sedangkan untuk sisi miringnya, tidak ada bilangan bulat yang menunjukan panjangnya sisi miring. Contoh lain dari incomentsurable adalah karyawan 1 dengan yang lainnya pasti berbeda, tidak bisa diukur dengan satu skala yang sama.
4. Apa pengaruh Hilbert dalam pendidikan matematika?
Hilbert adalah tokoh yang melahirkan strukur-struktur matematika seperti Aljabar Abstrak, Geometri, Kalkulus, Analisis Nyata, dll.
5. Bagaimana mengimplementasikan filsafat menurut Bapak?
Manfaat filsafat dalam pendidikan adalah kita bisa tahu kualitas secara bertingkat-tingkat. Kualitas pertama itu belum tentu yang terbaik. Dalam diri manusia kualitas pertama misalnya wajah, baju, make up, dll. Sedangkan kualitas kedua misalnya pikiran, cita-cita, dll.
6. Apa pendapat Bapak mengenai tema hantu di kelas RSBI tersebut?
Berfilsafat sesuai dengan dimensinya, tergantung apa, kapan, bagaimana kita memikirkannya. Jika kita anggap baik tema hantu itu maka akan baik dan mempunyai pengaruh positif bagi penghuninya. Namun jika dianggap buruk maka akan menjadi buruk dan berpengaru negative bagi penghuninya.
7. Apa yang dimaksud objek formal dan objek material?
Objek formal adalah suatu wadah sedangkan objek material adalah isinya. Ketika kita mempunyai air dan ditaruh ke dalam botol, maka botol merupakan wadah sedangkan air isinya. Objek formal bisa menjadi objek material misalnnya air ada di dalam botol dan botol ada di dalam ruangan. Botol yang semula menjadi wadah bisa juga menjadi isi.
8. Apa aplikasi belajar filsafat dalam kehidupan sehari-hari?
Dalam elegi sudah dijelaskan bahwa filsafat itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Kita ini termasuk ada, maka kita adalah filsafat. Dalam kehidupan sehari-hari itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada maka kehidupan itu filsafat.
9. Menurut Bapak lebih dulu mana antara ada dan yang mungkin ada?
Segala sesuatu tergantung darimana kita memandangnya, bisa saja lebih dulu ada atau bahkan sebaliknya. Dalan hal ini beliau memberikan contoh yaitu ketika beliau ingin menulis di papan tulis. Jika kita sebagai mahasiswa yang memandangnya maka lebih dulu yang mungkin ada karena kita tidak tahu apa yang akan ditulis, tetapi jika beliau yang memandang maka lebih dulu ada karena yang akan ditulis sudah ada di dalam pikirannya.
10. Apa manfaat pendidikan kartakter dalam pendidikan di Indonesia?
Pendidikan karakter adalah pendidikan oleh Pendidikan karakter sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan, dengan pendidikan karakter maka karakter siswa akan terbentuk, potensi pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk manusia seutuhnya yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
11. Bagaimana jika yang kita pikirkan menjadi kenyataan?
Berpikir berkaitan dengan terang. Terang dalam pikiran berarti kita telah berhasil dalam mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Terang dalam hatiku ketika tidak ada jarak antara aku dengan penciptaku. Terang dalam rumah tangga ketika menjadi keluarga saqinah, mawadah, warrrahmah. Ketika apa yang dipikirkan menjadi kenyataan, itu karena ada intuisi dalam diri kita, intuisi adalah kenyataan, sehingga intuisi menjadi foundasi berpikir. Berfikirlah positif agar jika yang kita pikirkan akan menjadi kenyataan, maka akan menjadi kenyataan yang baik sehingga tidak akan merugikan kita dan orang di sekitar kita, pikiran positif akan mendorong kita untuk memperoleh hal yang positif pula.
12. Bagaimana menurut Bapak peranan hermenitika dalam implementasi pendidikan karakter?
Hermenitika berhubungan erat dengan menerjemahkan dan diterjemahkan. Dalam hermenitika, pendidikan merupakan objek dan ada dalam pikiran kita untuk selanjutnya akan menerjemahkan makna dari pendidikan tersebut. Dalam memajukan pendidikan. Pendidikan karakter sangat penting. Implementasi pendidikan karakter akan mampu membentuk pribadi yang siap menghadapi berbagai macam tantangan dan saingan dari luar.
1. Apakah fenomena itu berubah atau tetap?
Sagala sesuatu dalam filsafat tergantung dari sudut pandang kita masing-masing. Dalam berfikir filsafat itu sesuai dengan dimensi atau levelnya. Jika sesuatu itu tetap pasti dikaitan dengan Phermenides, sedangkan yang berubah pasti dikaitkan dengan Heraklitos.
2. Dalam salah satu elegi Bapak mendeskripsikan apa itu seksi, menurut Bapak yang bagaimana dan seperti apa orang bisa disebut seksi?
Seseorang bisa dikatakan seksi menurut Bapak Marsigit adalah orang yang mampu menarik perhatian dunia dan mempunyai pengaruh yang besar bagi dunia. Sebagai contoh adalah Barack Obama. Tidak hanya orang saja yang seksi, AS juga bisa dikategorikan seksi karena sebagai Negara adidaya AS mempunyai pengaruh yang besar terhadap Negara-negara lainnya.
3. Masih kurang paham mengenai incomentsurable.
Incomentsurable adalah kontradiksi dari comentsurable. Comentsurable adalah mengukur sesuatu dengan ukuran yang sama. Dalam hal ini Phytagoras menemukan incomentsurable dalam rumus Phytagorasnya yaitu dalam segitiga siku-siku kita dapat menunjukan panjangnya sisi siku-sikunya dengan bilangan bulat, sedangkan untuk sisi miringnya, tidak ada bilangan bulat yang menunjukan panjangnya sisi miring. Contoh lain dari incomentsurable adalah karyawan 1 dengan yang lainnya pasti berbeda, tidak bisa diukur dengan satu skala yang sama.
4. Apa pengaruh Hilbert dalam pendidikan matematika?
Hilbert adalah tokoh yang melahirkan strukur-struktur matematika seperti Aljabar Abstrak, Geometri, Kalkulus, Analisis Nyata, dll.
5. Bagaimana mengimplementasikan filsafat menurut Bapak?
Manfaat filsafat dalam pendidikan adalah kita bisa tahu kualitas secara bertingkat-tingkat. Kualitas pertama itu belum tentu yang terbaik. Dalam diri manusia kualitas pertama misalnya wajah, baju, make up, dll. Sedangkan kualitas kedua misalnya pikiran, cita-cita, dll.
6. Apa pendapat Bapak mengenai tema hantu di kelas RSBI tersebut?
Berfilsafat sesuai dengan dimensinya, tergantung apa, kapan, bagaimana kita memikirkannya. Jika kita anggap baik tema hantu itu maka akan baik dan mempunyai pengaruh positif bagi penghuninya. Namun jika dianggap buruk maka akan menjadi buruk dan berpengaru negative bagi penghuninya.
7. Apa yang dimaksud objek formal dan objek material?
Objek formal adalah suatu wadah sedangkan objek material adalah isinya. Ketika kita mempunyai air dan ditaruh ke dalam botol, maka botol merupakan wadah sedangkan air isinya. Objek formal bisa menjadi objek material misalnnya air ada di dalam botol dan botol ada di dalam ruangan. Botol yang semula menjadi wadah bisa juga menjadi isi.
8. Apa aplikasi belajar filsafat dalam kehidupan sehari-hari?
Dalam elegi sudah dijelaskan bahwa filsafat itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Kita ini termasuk ada, maka kita adalah filsafat. Dalam kehidupan sehari-hari itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada maka kehidupan itu filsafat.
9. Menurut Bapak lebih dulu mana antara ada dan yang mungkin ada?
Segala sesuatu tergantung darimana kita memandangnya, bisa saja lebih dulu ada atau bahkan sebaliknya. Dalan hal ini beliau memberikan contoh yaitu ketika beliau ingin menulis di papan tulis. Jika kita sebagai mahasiswa yang memandangnya maka lebih dulu yang mungkin ada karena kita tidak tahu apa yang akan ditulis, tetapi jika beliau yang memandang maka lebih dulu ada karena yang akan ditulis sudah ada di dalam pikirannya.
10. Apa manfaat pendidikan kartakter dalam pendidikan di Indonesia?
Pendidikan karakter adalah pendidikan oleh Pendidikan karakter sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan, dengan pendidikan karakter maka karakter siswa akan terbentuk, potensi pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk manusia seutuhnya yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
11. Bagaimana jika yang kita pikirkan menjadi kenyataan?
Berpikir berkaitan dengan terang. Terang dalam pikiran berarti kita telah berhasil dalam mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Terang dalam hatiku ketika tidak ada jarak antara aku dengan penciptaku. Terang dalam rumah tangga ketika menjadi keluarga saqinah, mawadah, warrrahmah. Ketika apa yang dipikirkan menjadi kenyataan, itu karena ada intuisi dalam diri kita, intuisi adalah kenyataan, sehingga intuisi menjadi foundasi berpikir. Berfikirlah positif agar jika yang kita pikirkan akan menjadi kenyataan, maka akan menjadi kenyataan yang baik sehingga tidak akan merugikan kita dan orang di sekitar kita, pikiran positif akan mendorong kita untuk memperoleh hal yang positif pula.
12. Bagaimana menurut Bapak peranan hermenitika dalam implementasi pendidikan karakter?
Hermenitika berhubungan erat dengan menerjemahkan dan diterjemahkan. Dalam hermenitika, pendidikan merupakan objek dan ada dalam pikiran kita untuk selanjutnya akan menerjemahkan makna dari pendidikan tersebut. Dalam memajukan pendidikan. Pendidikan karakter sangat penting. Implementasi pendidikan karakter akan mampu membentuk pribadi yang siap menghadapi berbagai macam tantangan dan saingan dari luar.
Wednesday, April 27, 2011
Filsafat matematika dan pendidikan matematika
Fenomena matematika berawal dari fenomena alam yang ada di Mesopotamia, Babilonia, India, China, dan Mesir Kuno. Kontradiksi dari fenomena adalah noumena. Menurut Emanuel Kant noumena adalah sesuatu yang tidak mampu dipikirkan. Sejarah berkembangnya filsafat dari hermenitika dibagi menjadi dua yaitu ada yang bersifat tetap dan bersifat berubah. Tokoh filsafat yang mengatakan bahwa sesuatu itu bersifat tetap adalah Phermenides. Noumena yang bersifat tetap mempunyai hukum identitas, bersifat absolute dan koheren atau berfikir menggunakan pengalaman. Sedangkan tokoh filsafat yang mengatakan bahwa sesuatu itu bersifat berubah adalah Heraclitos. Karena terikat dengan ruang dan waktu maka noumena yang bersifat berubah ini hukum kontradiksi,plural, bersifat relatif dan korespondensi atau berfikir menggunakan pengalaman. Dari yangtetap dan berubah tersebut terdapat solusi atau cara matematika yang di kembangkan menjadi rumus yang akan berubah atau tetap sesuai dengan ruang dan waktunya. Tokoh-tokoh filsafat yang juga menjadi tokoh dalam matematika diantaranya adalah Euclides, Hilbert, Godel, dll. Euclides mengemukakan bahwa geometri secara aksiomatis. Hilbert membangun matematika menggunakan dasar-dasar seperti definisi dan aksioma sehingga matematika menjadi sistem yang tunggal, lengkap, konsisten, bersifat formal, aksiomatis, dan plural matematika. Sedangkan Godel yang merupakan kontradiksi dari Hilbert mengatakan bahwa segala sesuatu itu adalah pikiranmu sendiri.
Di Indonesia sekarang ini lebih banyak dikuasai/didominasi oleh Hilbertianism, matematika aksiomatis, matematika logika, matematika formal, dan matematika perguruan tinggi. Indonesia menggunakan sistem UN yang bersifat absolutis. Sebenarnya pembaharuan bisa saja dilakukan untuk mengganti UN yang diyakini hanya akan menyiutkan mental siswa. Seperti apa yang disampaikan oleh Pak Marsigit dalam blognya, dalam tulisan yang berjudul surat terbuka untuk presiden, beliau mengusulkan bahwa sebaiknya program UN diganti dengan Pronasminrasa (program nasional menumbuhkan minat dan rasa senang belajar pada siswa). Itu merupakan salah satu contoh pembaharuan yang bisa dilakukan untuk menggantikan UN.
Di dalam filsafat ada kebutuhan untuk memikirkan secara intensif dan ekstensif. Misalnya angka 2 (dua), sesungguhnya angka 2 tidak bisa didefinisikan kecuali apabila dikaitkan dengan angka lainnya. Pada hakekatnya angka 2 hanya bisa di pahami dalam filsafat karena pada hakekatnya setiap hal itu sesuai dengan ruang dan waktu. Misalnya lagi 2+1=…?, dalam matematika (+) merupakan sebuah operasi dan hal itu merupakan proses, potensi, hasil yang menonjol, dan hasil itulah fakta sesungguhnya. Tetapi dalam filsafat 2+1=…? belum tentu memiliki solusi, karena tiadalah segala sesuatu itu sama di dunia ini karena ruang dan waktunya merupakan abstraksi bagi yang dianggap mempunyai kuantitas sama.
Dalam belajar filsafat segala sesuatu itu bukan mengenai benar dan salah tetapi mengenai bagaimana kita mampu menjelaskannya. Ambil contoh lagi yaitu 2x+3y=7, setiap orang mempunyai caranya sendiri-sendiri untuk mendefinisikan 2x+3y=7. Dalam filsafat juga mempunyai banyak pengertian, salah stu contohnya jika diketahui 2 buah variabel yang diperoleh dari proses tertentu dinamakan x dan y. jika potensi yang ada dalam proses x ada dua dan yang ada dalam proses y ada 3 akan mempunyai abstraksi dari besaran yang diidentifikasikan dengan 2.
Di Indonesia sekarang ini lebih banyak dikuasai/didominasi oleh Hilbertianism, matematika aksiomatis, matematika logika, matematika formal, dan matematika perguruan tinggi. Indonesia menggunakan sistem UN yang bersifat absolutis. Sebenarnya pembaharuan bisa saja dilakukan untuk mengganti UN yang diyakini hanya akan menyiutkan mental siswa. Seperti apa yang disampaikan oleh Pak Marsigit dalam blognya, dalam tulisan yang berjudul surat terbuka untuk presiden, beliau mengusulkan bahwa sebaiknya program UN diganti dengan Pronasminrasa (program nasional menumbuhkan minat dan rasa senang belajar pada siswa). Itu merupakan salah satu contoh pembaharuan yang bisa dilakukan untuk menggantikan UN.
Di dalam filsafat ada kebutuhan untuk memikirkan secara intensif dan ekstensif. Misalnya angka 2 (dua), sesungguhnya angka 2 tidak bisa didefinisikan kecuali apabila dikaitkan dengan angka lainnya. Pada hakekatnya angka 2 hanya bisa di pahami dalam filsafat karena pada hakekatnya setiap hal itu sesuai dengan ruang dan waktu. Misalnya lagi 2+1=…?, dalam matematika (+) merupakan sebuah operasi dan hal itu merupakan proses, potensi, hasil yang menonjol, dan hasil itulah fakta sesungguhnya. Tetapi dalam filsafat 2+1=…? belum tentu memiliki solusi, karena tiadalah segala sesuatu itu sama di dunia ini karena ruang dan waktunya merupakan abstraksi bagi yang dianggap mempunyai kuantitas sama.
Dalam belajar filsafat segala sesuatu itu bukan mengenai benar dan salah tetapi mengenai bagaimana kita mampu menjelaskannya. Ambil contoh lagi yaitu 2x+3y=7, setiap orang mempunyai caranya sendiri-sendiri untuk mendefinisikan 2x+3y=7. Dalam filsafat juga mempunyai banyak pengertian, salah stu contohnya jika diketahui 2 buah variabel yang diperoleh dari proses tertentu dinamakan x dan y. jika potensi yang ada dalam proses x ada dua dan yang ada dalam proses y ada 3 akan mempunyai abstraksi dari besaran yang diidentifikasikan dengan 2.
Thursday, April 14, 2011
Hubungan titik dengan ruwatan
Saya bisa mempunyai kesadaran di dalam ruang dan waktu. Dimana dengan kesadaran tersebut saya bisa memberi makna segala sesuatu. Di sini saya mengambil contoh sebuah titik. Dari sebuah titik kita bisa memberikan makna misalnya sebagai potensi dan fakta. Sebagai potensi titik meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Dalam dunia abstraksi yang diterangkan dengan ideal titik bisa berpotensi menjadi garis, bidang, lingkaran, balok, kubus, dan bahkan bisa berpotensi menjadi segala macam bentuk yang tak beraturan. Titik hanya salah satu yang ada dan yang mungkin ada yang diabstraksi yang melengkapi saya dalam membangun dunia.
Kesadaran selalu berkembang menurut ruang dan waktunya. Misalnya dalam pendidikan : titik dan garis adalah separuh dunia, sedangkan separuh dunia yang lain bisa berarti bak atau kubus yang berisi air, bisa juga berarti bongkahan batu dari gunung berapi.
Limas terpancung yang ada di balok ada dalam kenyataan sedangkan limas terpancung yang ada di batu nisan ada dalam pikiran. Karena ada pikiran dan kenyataan maka muncul mitos dan logos.
Bagi yang tidak pernah membaca elegi dan tidak pernah comment maka akan selalu berfikir mitos, misalnya dalam kepercayaan orang jawa jika punya tiga anak dan anak laki-laki diapit oleh anak perempuan (sendang kapit pancuran) maka menurut kepercayaan orang jawa, itu tidak baik dan harus diruwat, jika tidak diadakan ritual ruwatan maka akan dimakan batara kala atau akan bernasib buruk, jadi harus diruwat misalnya dengan mengadakan wayangan satu malam suntuk. Ada lagi mitos jawa misalnya masyarakat jawa yang mempunyai anak perempuan tidak pernah merawat bunga bougenville karena menurut mitos anak perempuannya tidak akan berbunga. Yang ada dan yang mungkin ada melekat pada diri kita sendiri dari atas sampai bawah.
Kebudayaan jawa tidak sepenuhnya adalah mitos, semuanya tergantung dari diri kita masing-masing apakah mau dijadikan tuntunan atau tontonan..
Kesadaran selalu berkembang menurut ruang dan waktunya. Misalnya dalam pendidikan : titik dan garis adalah separuh dunia, sedangkan separuh dunia yang lain bisa berarti bak atau kubus yang berisi air, bisa juga berarti bongkahan batu dari gunung berapi.
Limas terpancung yang ada di balok ada dalam kenyataan sedangkan limas terpancung yang ada di batu nisan ada dalam pikiran. Karena ada pikiran dan kenyataan maka muncul mitos dan logos.
Bagi yang tidak pernah membaca elegi dan tidak pernah comment maka akan selalu berfikir mitos, misalnya dalam kepercayaan orang jawa jika punya tiga anak dan anak laki-laki diapit oleh anak perempuan (sendang kapit pancuran) maka menurut kepercayaan orang jawa, itu tidak baik dan harus diruwat, jika tidak diadakan ritual ruwatan maka akan dimakan batara kala atau akan bernasib buruk, jadi harus diruwat misalnya dengan mengadakan wayangan satu malam suntuk. Ada lagi mitos jawa misalnya masyarakat jawa yang mempunyai anak perempuan tidak pernah merawat bunga bougenville karena menurut mitos anak perempuannya tidak akan berbunga. Yang ada dan yang mungkin ada melekat pada diri kita sendiri dari atas sampai bawah.
Kebudayaan jawa tidak sepenuhnya adalah mitos, semuanya tergantung dari diri kita masing-masing apakah mau dijadikan tuntunan atau tontonan..
Subscribe to:
Posts (Atom)
