• Apa unsur terpenting dalam pendidikan karakter?
Unsur terpenting dalam pendidikan karakter adalah komunikasi material, komunikasi formal, komunikasi normatif dan komunikasi spiritual. Komunikasi material dalam matematika didominasi oleh sifat horizontal arah vitalitasnya. Komunikasi material dalam matematika ini dianggap dimensi yang paling rendah dibanding lainnya. Komunikasi formal matematika didominasi oleh sifat-sifat korelasional keluar atau kedalam dari vitalitas potensinya. Hal berikut menunjukkan adanya perbedaan sifat-sifat yang ada diluar dan sifat-sifat yang ada didalam. Komunikasi normatif matematika ditandai dengan meluruhnya sifat-sifat penunjukan pada diri subjek dan objeknya. Komunikasi spiritual matematika ditandai dengan sifat-sifat korelasional keluar dari konsep matematika menunjukkan keadaan semakin jelas dan tegasnya apakah dalam bentuk ke luar ke atas atau ke luar ke bawah. Komunikasi spiritual merupakan wujud dari korelasional keluar ke atas.
• Siapa nama hantu pada elegi “Forum Tanya Jawab 2: Tema Hantu dan Kematian di kelas RSBI....?”
Hantu Casablanca, Casablanca adalah salah satu tempat di Jakarta yang dianggap angker oleh penduduk setempat karena sering terlihat penampakan makhluk halus.
• apa yang diperlukan dalam transformasi dunia
Dalam melakukan transformasi dunia diperlukan adanya ruang dan waktu. Karena dalam filsafat tidak pernah terlepas dari ruang dan waktu. Hal itu sangat penting dalam transformasi dunia karena ketika kita mentransformasi dunia itu berarti kita mentransformasi ruang dan waktu.
• Apakah unsure dasar reduksi?
Abstraksi. Abstraksi merupakan suatu proses. Sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuatu yang tidak dialami secara langsung atau konkret.
• Apakah unsure dari bahasa?
Unsure dari bahasa adalah Subyek dan predikat. Keduanya saling berkaitan, tidak bisa berdiri sendiri-sendiri. Jika salah satu tidak ada, maka bahasa itu tidak bermakna.
• Apa definisi filsafat secara subjektif?
Secara subyektif, filsafat adalah diriku/pikiranku. Jelas di sini bahwa filsafatku adalah tergantung siapa yang menyebut ‘ku’. Jadi filsafat tiap orang tidaklah sama, karena filsafat masing-masing orang adalah tergantung pada dirinya/pikirannya.
• Apa itu pikiran menurut Imanuel Kant?
Pikiran adalah segalanya, karena menurutnya dunia adalah pikirannku, dunia merupakan segala yang aku pikirkan. Separo yang ada di dalam pikiranku dan separo yang ada di luar pikiranku.
• Siapa nama filsuf yang tidak mengetahui apapun?
Sokrates, karena filsafat Sokrates adalah aku ada jika aku bertanya, hal ini menunjukan bahwa diri Sokrates selalu bertanya dan tidak mengetahui apapun.
• Apa yang menyebabkan dosa pada diriku?
Yang menyebabkan dosa pada diriku adalah Deterministku, Determinisme merupakan faham yang menganggap bahwa segala susuatu yang terjadi adalah akibat dari suatu sebab, determinist merupakan orang yang selalu memaksakan kehendak kepada orang lain, sehingga sangat berdosalah kita, jika apa yang kita pikirkan dan kita inginkan selalu dipaksanakan ke orang lain.
• Apa sesuatu yang tidak pernah selesai?
Sesuatu yang tidak pernah selesai adalah Infinite Regress, Infinite berarti tidak memiliki batas, tidak memilki batas berarti kita tidak tahu dimana hal ini akan selesai, kapan akan selesai sehingga kita pun tidak mungkin sanggup menyelesaikan sesuatu yang bersifat infinite regress. Kita befikir tidak ada batasnya, bebas untuk berfikir.
• Orang yang paling seksi menurut bapak?
Obama, karena menurut pak marsigi, obama adalah orang yang paling berpengaruh di dunia.
• Bagaimana aku bisa terbang?
aku bias terbang karena aku berpikir kritis dan berarti aku sedang berfilsafat. Berfilsafat berarti membebaskan segala pikiran kita, bebas berfikir tentang apapun, berimajinasi dengan apapun, sehingga ketika dalam keadaan seperti ini kita akan bisa terbang bebas, bebas untuk berfikir tentang segala hal.
• Dalam perkuliahan pajk marsigit juga menjelaskan mengenai sumbu-sumbu filsafat. Berikut uraian mengenai sumbu-sumbu filsafat tersebut.
Sumbu-sumbu filsafat adalah adalah segala sesuatu disertai dengan antitesisnya. Tapi ada juga sumbu yang tidak mempunyai antithesis, ada pula sumbu yang memiliki banyak antithesis. Berikut beberapa contoh dari sumbu filsafat :
Ada >< tidak ada
Benar >< Salah
Intensif >< tidak Intensif
Ekstensif >< tidak Ekstensif
Dogma >< skeptis
Mitos >< Logos
Spiritual >< Material, dsb.
Wednesday, May 25, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment