Wednesday, May 25, 2011

Tes jawab singkat serba_serbi filsafat

• Apa unsur terpenting dalam pendidikan karakter?
Unsur terpenting dalam pendidikan karakter adalah komunikasi material, komunikasi formal, komunikasi normatif dan komunikasi spiritual. Komunikasi material dalam matematika didominasi oleh sifat horizontal arah vitalitasnya. Komunikasi material dalam matematika ini dianggap dimensi yang paling rendah dibanding lainnya. Komunikasi formal matematika didominasi oleh sifat-sifat korelasional keluar atau kedalam dari vitalitas potensinya. Hal berikut menunjukkan adanya perbedaan sifat-sifat yang ada diluar dan sifat-sifat yang ada didalam. Komunikasi normatif matematika ditandai dengan meluruhnya sifat-sifat penunjukan pada diri subjek dan objeknya. Komunikasi spiritual matematika ditandai dengan sifat-sifat korelasional keluar dari konsep matematika menunjukkan keadaan semakin jelas dan tegasnya apakah dalam bentuk ke luar ke atas atau ke luar ke bawah. Komunikasi spiritual merupakan wujud dari korelasional keluar ke atas.

• Siapa nama hantu pada elegi “Forum Tanya Jawab 2: Tema Hantu dan Kematian di kelas RSBI....?”
Hantu Casablanca, Casablanca adalah salah satu tempat di Jakarta yang dianggap angker oleh penduduk setempat karena sering terlihat penampakan makhluk halus.

• apa yang diperlukan dalam transformasi dunia
Dalam melakukan transformasi dunia diperlukan adanya ruang dan waktu. Karena dalam filsafat tidak pernah terlepas dari ruang dan waktu. Hal itu sangat penting dalam transformasi dunia karena ketika kita mentransformasi dunia itu berarti kita mentransformasi ruang dan waktu.

• Apakah unsure dasar reduksi?
Abstraksi. Abstraksi merupakan suatu proses. Sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuatu yang tidak dialami secara langsung atau konkret.

• Apakah unsure dari bahasa?
Unsure dari bahasa adalah Subyek dan predikat. Keduanya saling berkaitan, tidak bisa berdiri sendiri-sendiri. Jika salah satu tidak ada, maka bahasa itu tidak bermakna.

• Apa definisi filsafat secara subjektif?
Secara subyektif, filsafat adalah diriku/pikiranku. Jelas di sini bahwa filsafatku adalah tergantung siapa yang menyebut ‘ku’. Jadi filsafat tiap orang tidaklah sama, karena filsafat masing-masing orang adalah tergantung pada dirinya/pikirannya.

• Apa itu pikiran menurut Imanuel Kant?
Pikiran adalah segalanya, karena menurutnya dunia adalah pikirannku, dunia merupakan segala yang aku pikirkan. Separo yang ada di dalam pikiranku dan separo yang ada di luar pikiranku.

• Siapa nama filsuf yang tidak mengetahui apapun?
Sokrates, karena filsafat Sokrates adalah aku ada jika aku bertanya, hal ini menunjukan bahwa diri Sokrates selalu bertanya dan tidak mengetahui apapun.

• Apa yang menyebabkan dosa pada diriku?
Yang menyebabkan dosa pada diriku adalah Deterministku, Determinisme merupakan faham yang menganggap bahwa segala susuatu yang terjadi adalah akibat dari suatu sebab, determinist merupakan orang yang selalu memaksakan kehendak kepada orang lain, sehingga sangat berdosalah kita, jika apa yang kita pikirkan dan kita inginkan selalu dipaksanakan ke orang lain.

• Apa sesuatu yang tidak pernah selesai?
Sesuatu yang tidak pernah selesai adalah Infinite Regress, Infinite berarti tidak memiliki batas, tidak memilki batas berarti kita tidak tahu dimana hal ini akan selesai, kapan akan selesai sehingga kita pun tidak mungkin sanggup menyelesaikan sesuatu yang bersifat infinite regress. Kita befikir tidak ada batasnya, bebas untuk berfikir.
• Orang yang paling seksi menurut bapak?
Obama, karena menurut pak marsigi, obama adalah orang yang paling berpengaruh di dunia.
• Bagaimana aku bisa terbang?
aku bias terbang karena aku berpikir kritis dan berarti aku sedang berfilsafat. Berfilsafat berarti membebaskan segala pikiran kita, bebas berfikir tentang apapun, berimajinasi dengan apapun, sehingga ketika dalam keadaan seperti ini kita akan bisa terbang bebas, bebas untuk berfikir tentang segala hal.
• Dalam perkuliahan pajk marsigit juga menjelaskan mengenai sumbu-sumbu filsafat. Berikut uraian mengenai sumbu-sumbu filsafat tersebut.
Sumbu-sumbu filsafat adalah adalah segala sesuatu disertai dengan antitesisnya. Tapi ada juga sumbu yang tidak mempunyai antithesis, ada pula sumbu yang memiliki banyak antithesis. Berikut beberapa contoh dari sumbu filsafat :
Ada >< tidak ada
Benar >< Salah
Intensif >< tidak Intensif
Ekstensif >< tidak Ekstensif
Dogma >< skeptis
Mitos >< Logos
Spiritual >< Material, dsb.

Wednesday, May 11, 2011

Semua Hal yang Berhubungan dengan Filsafat Bagian 2

Bagaimana memahami ilmu menggunakan pendekatan filsafat dan apakah filsafat berpengaruh besar terhadap ilmu-ilmu yang lain? Tiga pilar filsafat yaitu aksiologi, ontologi dan epistimologi.
• Hubungan ontologi dengan ontologi yaitu mengenai hakekat. Manusia tidak tahu apa sebenarnya hakekat dari suatu hakekat, yang tahu hanya Tuhan.
• Hubungan antara ontologi dengan epistimologi yaitu merupakan hakekat dari metode. Epistimologi menghubungkan antologi dengan aksiologi, jadi ontologi dan epistimologi tidak dapat dipisahkan.
• Hubungan antara ontologi dan aksiologi yaitu hakekat antara baik dan buruk. Bahwasanya dalam filsafat itu segala sesuatu merentang dan berdimensi. Merentang mulai dari objek material(tubuh), formal(tulisan), normatif(pikiran), spiritual(do’a) . Hakekat baik-buruk, tergantung sudut pandang setiap orang. Belum tentu hal yang kita anggap baik akan baik pula bagi orang lain. Sama halnya apa yang kita anggap buruk akan buruk pula bagi orang lain. Bahkan terkadang kita sendiripun bisa berpandangan berbeda, sekarang kita bisa mengatakan sesuatu itu baik, tapi bukan tidak mungkin dalam beberapa detik saja kita bisa mengatakan sesuatu itu buruk. Jadi hakekat baik-buruk tergantung waktu dan siapa yang memandangnya, setiap orang mempunyai pemikiran berbeda-beda.
• Hubungan antara epistimologi dan ontologi yaitu mengenai metode menggapai hakekat.
• Hubungan antara epistimologi dan epistimologi yaitu mengenai kebenaran suatu metode. Hakekat suatu metode misalnya jika seseorang ingin tahu akan sesuatu maka tidak mungkin seseorang itu tidak berusaha untuk cari tahu.
• Hubungan epistimologi dengan aksiologi yaitu mengenai metode untuk mengungkapkan baik-buruk dan menyatakan sesuatu dengan sopan dan santun.
• Hubungan aksiologi dengan ontologi yaitu mengenai baik buruknya suatu hakekat. Mengenai etika dan estetika kita pada waktu bicara harus sesuai pada tempatnya.
• Hubungan aksiologi dengan epistimologi yaitu mengenai etika, bahwa etika itu merupakan cara.
• Hubungan aksiologi dengan aksiologi yaitu mengenai baik buruknya tentang baik dan buruk. Menyampaikan suatu kebaikan dengan cara yang baik pula. Misalnya dalam ritual jawa dalam pernikahan dekornya diberi tebu yang mempunyai makna anteping kalbu dengan maksud agar mempelai saling menyayangi satu sama lain.

Setiap orang mempunyai batasan, termasuk ketika ia berpikir. Sebenarnya dimana batas pikiran kita?? Dalam filsafat dijelaskan bahwa batas pikirku ada di dalam hatiku. Ketika seseorang tidak membatasi pikiranyya dengan hati maka pikiranyya akan kemana-mana sampai-sampai ia tidak lagi percaya adanya Tuhan. Sebenarnya hakekat mitos itu apa?? Mitos mempunyai banyak arti yaitu mitos dalam arti luas, sempit, dalam dan dangkal. Contoh dari mitos primitive yaitu percaya bahwa pohon mangga ada penunggunya. Tetapi mitos tidak selalu buruk, contohnya pada acara pernikahan jawa ada tebu yang mempunyai maksud baik yaitu agar si mempelai saling menyayangi satu sama lain.
Yang membuat seseorang tertarik untuk belajar filsafat salah satu diantaranya adalah karena berawal dari suka dengan suatu hal yang berhubungan dengan diskusi dan mempunyai pemikiran yang selalu ingin tahu lebih jauh. Berfilsafat melatih kita untuk berfikir kritis. Kunci dari belajar filsafat adalan banyak membaca.
Apakah khayalan tingkat tinggi itu termasuk sadar atau tidak sadar?? Berfikir diawali dengan kesadaran lalu diikuti dengan “kesadaran tentang hal apa”. Sadar ada dua yaitu sadar kedalam dan sadar keluar. Sadar kedalam yaitu berefleksi atau berfilsafat sedangkan sadar keluar yaitu berkhayal(separuh dunia yang berarti).

Friday, May 6, 2011

Semua Hal yang Berhubungan dengan Filsafat

Belajar filsafat bukan mengenai benar dan salah, tetapi mengenai bagaimana kita mampu menjelaskannya. Dalam perkuliahan filsafat oleh Bapak Marsigit, beliau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mahasiswa. Berikut ringkasan soal beserta jawabannya:
1. Apakah fenomena itu berubah atau tetap?
Sagala sesuatu dalam filsafat tergantung dari sudut pandang kita masing-masing. Dalam berfikir filsafat itu sesuai dengan dimensi atau levelnya. Jika sesuatu itu tetap pasti dikaitan dengan Phermenides, sedangkan yang berubah pasti dikaitkan dengan Heraklitos.

2. Dalam salah satu elegi Bapak mendeskripsikan apa itu seksi, menurut Bapak yang bagaimana dan seperti apa orang bisa disebut seksi?
Seseorang bisa dikatakan seksi menurut Bapak Marsigit adalah orang yang mampu menarik perhatian dunia dan mempunyai pengaruh yang besar bagi dunia. Sebagai contoh adalah Barack Obama. Tidak hanya orang saja yang seksi, AS juga bisa dikategorikan seksi karena sebagai Negara adidaya AS mempunyai pengaruh yang besar terhadap Negara-negara lainnya.

3. Masih kurang paham mengenai incomentsurable.
Incomentsurable adalah kontradiksi dari comentsurable. Comentsurable adalah mengukur sesuatu dengan ukuran yang sama. Dalam hal ini Phytagoras menemukan incomentsurable dalam rumus Phytagorasnya yaitu dalam segitiga siku-siku kita dapat menunjukan panjangnya sisi siku-sikunya dengan bilangan bulat, sedangkan untuk sisi miringnya, tidak ada bilangan bulat yang menunjukan panjangnya sisi miring. Contoh lain dari incomentsurable adalah karyawan 1 dengan yang lainnya pasti berbeda, tidak bisa diukur dengan satu skala yang sama.


4. Apa pengaruh Hilbert dalam pendidikan matematika?
Hilbert adalah tokoh yang melahirkan strukur-struktur matematika seperti Aljabar Abstrak, Geometri, Kalkulus, Analisis Nyata, dll.

5. Bagaimana mengimplementasikan filsafat menurut Bapak?
Manfaat filsafat dalam pendidikan adalah kita bisa tahu kualitas secara bertingkat-tingkat. Kualitas pertama itu belum tentu yang terbaik. Dalam diri manusia kualitas pertama misalnya wajah, baju, make up, dll. Sedangkan kualitas kedua misalnya pikiran, cita-cita, dll.

6. Apa pendapat Bapak mengenai tema hantu di kelas RSBI tersebut?
Berfilsafat sesuai dengan dimensinya, tergantung apa, kapan, bagaimana kita memikirkannya. Jika kita anggap baik tema hantu itu maka akan baik dan mempunyai pengaruh positif bagi penghuninya. Namun jika dianggap buruk maka akan menjadi buruk dan berpengaru negative bagi penghuninya.

7. Apa yang dimaksud objek formal dan objek material?
Objek formal adalah suatu wadah sedangkan objek material adalah isinya. Ketika kita mempunyai air dan ditaruh ke dalam botol, maka botol merupakan wadah sedangkan air isinya. Objek formal bisa menjadi objek material misalnnya air ada di dalam botol dan botol ada di dalam ruangan. Botol yang semula menjadi wadah bisa juga menjadi isi.

8. Apa aplikasi belajar filsafat dalam kehidupan sehari-hari?
Dalam elegi sudah dijelaskan bahwa filsafat itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Kita ini termasuk ada, maka kita adalah filsafat. Dalam kehidupan sehari-hari itu meliputi yang ada dan yang mungkin ada maka kehidupan itu filsafat.

9. Menurut Bapak lebih dulu mana antara ada dan yang mungkin ada?
Segala sesuatu tergantung darimana kita memandangnya, bisa saja lebih dulu ada atau bahkan sebaliknya. Dalan hal ini beliau memberikan contoh yaitu ketika beliau ingin menulis di papan tulis. Jika kita sebagai mahasiswa yang memandangnya maka lebih dulu yang mungkin ada karena kita tidak tahu apa yang akan ditulis, tetapi jika beliau yang memandang maka lebih dulu ada karena yang akan ditulis sudah ada di dalam pikirannya.

10. Apa manfaat pendidikan kartakter dalam pendidikan di Indonesia?
Pendidikan karakter adalah pendidikan oleh Pendidikan karakter sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan, dengan pendidikan karakter maka karakter siswa akan terbentuk, potensi pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk manusia seutuhnya yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

11. Bagaimana jika yang kita pikirkan menjadi kenyataan?
Berpikir berkaitan dengan terang. Terang dalam pikiran berarti kita telah berhasil dalam mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Terang dalam hatiku ketika tidak ada jarak antara aku dengan penciptaku. Terang dalam rumah tangga ketika menjadi keluarga saqinah, mawadah, warrrahmah. Ketika apa yang dipikirkan menjadi kenyataan, itu karena ada intuisi dalam diri kita, intuisi adalah kenyataan, sehingga intuisi menjadi foundasi berpikir. Berfikirlah positif agar jika yang kita pikirkan akan menjadi kenyataan, maka akan menjadi kenyataan yang baik sehingga tidak akan merugikan kita dan orang di sekitar kita, pikiran positif akan mendorong kita untuk memperoleh hal yang positif pula.

12. Bagaimana menurut Bapak peranan hermenitika dalam implementasi pendidikan karakter?
Hermenitika berhubungan erat dengan menerjemahkan dan diterjemahkan. Dalam hermenitika, pendidikan merupakan objek dan ada dalam pikiran kita untuk selanjutnya akan menerjemahkan makna dari pendidikan tersebut. Dalam memajukan pendidikan. Pendidikan karakter sangat penting. Implementasi pendidikan karakter akan mampu membentuk pribadi yang siap menghadapi berbagai macam tantangan dan saingan dari luar.